Rabu, 10 Februari 2016

Cara Menghafal Al-Qur'an

Syekh Shaleh bersama Asatidz Ar-Raayah
Nasihat Syaikh Dr Shaleh Musa Jibu Hafizhahullah
(Dosen Qur'an dan Bahasa Arab Universitas Jamira, Dubai, Uni Emirat Arab)
(Ahli Qira'at 'Asyarah dan mantan dosen Ma'had Ar-Rayah, Sukabumi)
🇸🇦🇮🇩Penerjemah: Ustadz H. Harman Tajang, Lc., M.H.I (Direktur Markaz Imam Malik)


📢Pada Pengajian Akbar di Masjid Nurul Hikma, Jl RSI Faisal 14 No. 14, Makassar (MARKAZ IMAM MALIK)
Senin malam, 8 Februari 2016

✏Adab Membaca Alquran:
1.Tidak membacanya, kecuali dalam keadaan suci, sebaiknya berwudhu lebih dahulu
2.Sikat gigi terlebih dahulu
3.Memastikan pakaian yang dikenakan bersih dari hadas
4.Memakai wewangian (Gurunya Syaikh Saleh tidak mengajar mengaji kecuali dalam keadaan bersih/wangi)
5.Menghadap kiblat
6.Memilih tempat yang bersih
7.Membaca dengan suara indah/tartil
8.Menghormati mush'ab:
-Tidak meletakkannya di bawah ketiak
-Tidak menggunakan air liur untuk membuka lembaran Alquran
Waktu Baca Alquran:
-Jangan pernah sia-siakan waktu kita tanpa bersentuhan dengan Alquran. Betapa banyak waktu dalam perjalanan yang terbuang percuma, misalnya saat menunggu angkutan umum, dalam perjalanan di angkutan umum, di kantor saat menunggu untuk beraktivitas, atau di antara azan dan iqamah

✏Langkah Mudah Hafal Alquran
1.Ikhlaskan niat (ini paling menentukan)
2.Perbanyak doa (kalau perlu merengek-rengek kepada Allah Swt agar diberi kemudahan)
3.Jangan ganti-ganti mush'ab (gunakan satu mush'ab saja)
4.Pilih yang paling mudah (satu ayat per hari, atau 2 ayat, atau seperempat halaman, atau setengah halaman)
5.Sesuaikan dengan kemampuan
6.Usahakan rutin setiap hari
7.Setiap ayat dibaca 30-50 kali
8.Muraja'ah/pengulangan 30-50 kali
9.Pengulangan jangan sekaligus, bisa 10, istirahat, 10, istirahat, 10...dst
10.Jangan pindah ke ayat baru sebelum benar-benar menghafal ayat sebelumnya
11.Hukum diri ketika tidak menghafal dalam sehari
12.Keraskan suara
13.Rekam hafalan dan dengarkan/evaluasi bacaan
14.Baca hafalan dalam salat-salat dalam sehari-semalam, terutama dalam salat-salat sunah, termasuk pada qiyamul lail.

📝Tips Hafal Quran dengan nomor ayatnya
-Langkah ini sebaiknya dilakukan setelah hafal Quran
-Kita memulai kembali menghafal sekaligus dengan nomor ayatnya
-Caranya, sebutkan seperti ini, "Bismillaahir rahmaanir rahiim 1 (satu)", "Alhamdulillaahi rabbil 'alamiin 2 (dua)", dan seterusnya....
-Sekali lagi, pengulangan/muraja'ah sangat menentukan
Mengapa Gampang Lupa?
1.Karena malas mengulang-ulang/muraja'ah hafalan
2.Seseorang tertipu dengan kecerdasannya. Setelah setor hafalannya ke ustaz/guru, dia sudah tidak mengulang-ulangnya lagi
3.Beberapa muslim Mauritania terkenal dengan kecerdasannya, sampai-sampai lupsulit lupa hafalannya. Ada yang mencoba lupa hafalannya, tetap saja hafal (berbeda dengan kebanyakan orang Indonesia)

✏Agar Anak Hafal Alquran
1.Cari istri yang sholehah
2.Banyak-banyak memperdengarkan Alquran di rumah. Alquran itu mengusir syaitan, sebaliknya malaikat akan masuk ke rumah-rumah yang di dalamnya dibacakan Alquran
لا تجعلوا بيوتكم مقابر، إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة
“Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” (HR. Muslim 780, At-Turmudzi 2877)
3.Saat hamil, perbanyak baca Alquran
4.Pasca melahirkan, perbanyak baca Alquran, jangan musik
5.Saat anak mulai besar, tunjukkan kepada anak betapa pentingnya Alquran kehidupannya
6.Beri motivasi kepada anak dengan hadiah menarik yang ada kaitannya dengan Alquran, misalnya kaset, mush'ab per juz, dan lainnya
7.Variasikan cara mengajar kepada anak agar anak tidak tertekan atau bosan
8.Kedepankan kelembutan. Dalam kondisi tertentu, kita harus tegas, tetapi jangan kasar. Utamakan kelembutan dan kasih sayang (Hikmah: Saya tidak angkat cambuk kalau masih bermanfaat nasihat. Saya tidak akan mengangkat cambuk, kalau masih bisa diam)
9.Kalau anak bilang "sulit menghafal", orang tua perbanyak sujud, berdoa kepada Allah Swt agar dimudahkan
Nasihat Syaikh:
"Ada pepatah yang mengatakan, menghafal di waktu kecil, ibarat mengukir di atas batu. Menghafal di masa tua, ibarat mengukir di atas air. Tetapi, tidak ada batasan usia untuk menghafal Alquran. Orang tua tetap harus diberi motivasi dengan menyapanya 'wahai anak muda'"
Ini yang sempat kami catat dengan segala keterbatasan.

Semoga kita semua diberi kemudahan untuk menghafal, memahami, dan mengamalkan Alquran. Amin

@Markaz Imam Malik Makassar

0 komentar: